Cara terpraktis menghasilkan uang di internet adalah dengan mengikuti program reseller (atau affiliate program). Anda tidak perlu membikin produk, bikin website dan mengelolanya. Memang, penghasilannya akan tergantung dari aktifitas promosi anda. Jika anda rajin, maka komisi anda akan besar. Tapi jika anda malas promosi, komisi anda juga akan sedikit. Jika anda ingin mempelajari lebih detil bagaimana formula bisnis ini, silakan kunjungi tips dan formula ini.
Belajar formula bisnis
Tips belajar dari orang sukses
Kekayaan adalah sama dengan kemampuan untuk terus bertahan hidup dengan gaya hidup yang ada, tanpa harus bekerja.
Penelitian yg dilakukan oleh Gallup International menunjukkan bahwa rata-rata eksekutif ibukota & Asia kaya mampu bertahan 90 hari dengan gaya hidup yang ada apabila besok dia berhenti kerja. Setelah itu mereka harus mulai menjual asset atau berhutang.
Kaya adalah relatif. Sebagian orang merasa kaya ketika mempunyai uang 10 juta rupiah. Sebagian orang merasa tidak kaya walaupun sudah memiliki uang 10 milyar. Menurut majalah Forbes kaya adalah orang yang mempunyai penghasilan 1 juta US keatas setahunnya. Sedangkan menurut Robert T. Kiyosaki yang mengutip dari gurunya Buckminster Fuller bahwa kaya adalah bukan berapa besar active income anda melainkan kaya adalah apabila passive income lebih besar dari biaya hidup. Yang dimaksud passive income disini adalah uang yang masuk tanpa harus bekerja.
Sebagai perbandingan Mike Tyson, dia menghasilkan 300 juta USD sewaktu bertinju, tapi hari ini bangkrut dan masih berhutang 35 juta USD. Maka sebetulnya Mike Tyson bukan termasuk kaya, termasuk pula di dalam kategori orang yang bukan kaya adalah orang-orang yang punya penghasilan 1 Juta USD/tahun namun pengeluarannya 1,2 juta USD/tahun.
Pertanyaan penting kali ini adalah:
1.) Bila besok anda berhenti kerja, berapa lama anda dapat bertahan hidup dengan gaya hidup anda sekarang tanpa harus menjual asset-asset anda?
2.) Lalu bagaimana kita bisa kaya menurut versi Robert T. Kiyosaki dimana passive income lebih besar dari biaya hidup?
Jadi sebetulnya menurut Robert T. Kiyosaki, kaya adalah bagaimana menciptakan passive income lebih besar dari biaya hidup.
Cara membuat passive income:
- Royalti dari hak cipta
- Rumah yang disewakan/ dikostkan
- Saham-saham yang menghasilkan deviden
- Reksadana
- Usaha-usaha yang menghasilkan
Buatlah rangkaian rencana sumber pasif income anda. Sesuatu yang anda sukai dan dapat anda kerjakan sementara anda mengerjakan apa yang anda kerjakan sekarang.
Dan untuk mendapatkan materi tambahan eBook “24 Prinsip Miliarder yang Mencerahkan” senilai Rp. 250.000,- dan seminar 3 Hari Financial Revolution senilai Rp. 4.933.500,- oleh Tung Desem Waringin bisa Anda dapatkan di : http://tinyurl.com/tdwlas
Investasi Melalui Reksa Dana
MENGENAL REKSA DANA
Reksa Dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal, untuk selanjutnya diinvestasikan oleh Manajer Investasi dalam Portofolio Efek.
Keuntungan yang diperoleh berupa kenaikan nilai investasi masyarakat pemodal seiring denganberjalannya waktu periode investasi.
Jenis-jenis Reksa Dana
1. Reksa Dana Pasar Uang
Reksa Dana yang menempatkan 100% dananya, dalam instrumen pasar uang, seperti deposito, SBI (Sertifikat Bank Indonesia), atau obligasi (surat utang yang diterbitkan oleh perusahaan atau Pemerintah) yang memiliki jatuh tempo kurang dari 1 tahun.
2. Reksa Dana Pendapatan Tetap
Reksa Dana yang menempatkan minimum 80% dari dananya dalam instrumen obligasi.
3. Reksa Dana Campuran
Reksa Dana yang menempatkan dananya, dalam instrumen pasar uang atau obligasi, atau saham dengan komposisi yang fleksibel.
4. Reksa Dana Saham
Reksa Dana yang menempatkan minimum 80% dari dananya dalam instrumen saham.
5. Reksa Dana Terproteksi
Reksa Dana yang menempatkan sebagian besar dananya dalam instrumen obligasi sedemikian rupa dapat memberikan perlindungan atas nilai awal investasi pada saat jatuh temponya.
Karakteristik Reksa Dana
Pasar Uang
? Relatif lebih aman dibandingkan jenis reksa dana lainnya.
? Bersifat likuid atau mudah dicairkan.
? Investasi jangka pendek.
? Mempunyai potensi keuntungan sedikit lebih tinggi dari deposito.
Pendapatan Tetap
? Mempunyai potensi keuntungan lebih tinggi dari reksa dana pasar uang.
? Investasi jangka menengah.
Campuran
? Mempunyai potensi keuntungan yang cukup tinggi.
? Investasi jangka menengah sampai panjang.
Saham
? Mempunyai potensi keuntungan paling tinggi, namun mempunyai risiko yang lebih tinggi
dibanding reksa dana lainnya.
? Investasi jangka panjang.
Terproteksi
? Perlindungan 100% pada nilai pokok investasi, jika dicairkan sesuai dengan jangka waktu yang ditentukan.
? Mempunyai potensi keuntungan sebesar tingkat bunga portfolio obligasi.
Keuntungan Reksa Dana
1. Biaya relatif rendah.
2. Cocok untuk pemodal pemula dan investor dengan kemampuan finansial yang tidak terlalu besar, serta tidak terlalu menguasai teknik teknik portofolio.
3. Dikelola oleh Manajer Investasi yang profesional.
Risiko Reksa Dana
Reksa Dana dapat memberikan keuntungan bagi Investor apabila portfolio efek yang dikelola oleh Manajer Investasi memberikan hasil sesuai dengan yang diharapkan, namun jika portfolio efek tersebut mengalami kerugian maka Reksa Dana juga bisa mengalami kerugian.
Hal-hal yang perlu diperhatikan
1. Reksa Dana bukan merupakan produk bank, sehingga tidak dijamin oleh bank, serta tidak termasuk dalam cakupan objek program penjaminan pemerintah atau penjaminan simpanan.
2. Semakin tinggi potensi keuntungan yang dapat Anda raih, semakin besar pula risiko hilangnya nilai investasi Anda.
3. Pastikan memperoleh Bukti Kepemilikan Unit Penyertaan.
4. Pastikan memiliki hak untuk menjual kembali sebagian atau seluruh Unit Penyertaannya, kepada Manajer Investasi.
5. Dapatkan laporan posisi Nilai Aktiva Bersih dari Unit Penyertaan dan laporan tahunan posisi penyertaan serta pembaharuan prospektus.
6. Ketahui dan pahami rencana investasi portfolio yang akan ditanam dari produk Reksa Dana baik potensi hasil dan risiko dengan membaca
prospektus secara cermat.
7. Pahami tujuan rencana keuangan pribadi dan pemilihan produk sesuai dengan profil risiko.
8. Tetap menyediakan dana yang cukup dan menabung secara teratur untuk mengantisipasi timbulnya risiko investasi.
9. Pilih jangka waktu investasi yang sesuai dengan rencana keuangan Anda dan jangan mudah terpengaruh pendapat orang lain, serta berpikir dan bertindak realistis dalam berinvestasi.
Pastikan Anda membaca syarat dan ketentuan dari setiap produk perbankan yang akan Anda gunakan! Informasi lebih lanjut dapat dilihat di website Bank Indonesia : www.bi.go.id atau Bank terdekat
Peluang Usaha Persiapan Pensiun
| Beberapa Peluang Usaha |
Pensiun dini perlu diperiapkan dengan matang. Sebelum kita benar-benar pensiun, sebaiknya sudah mencari dan memulai usaha-usaha yang dapat dilakukan secara paruh waktu (karena anda masih memiliki pekerjaan utama bukan?).
Mengapa kita perlu melakukan sebelum kita berhenti bekerja? Karena untuk memulai suatu usaha pasti dibutuhkan modal, baik kecil maupun besar. Dalam halaman berikut ini, saya mencoba menyampaikan informasi mengenai beberapa peluang usaha yang dapat anda lakukan dalam rangka mempersiapkan pensiun Anda dengan tenang.
Bisnis atau usaha yang dapat anda lakukan dengan paruh waktu antara lain:
1. Mengikuti program waralaba
2. Melakukan bisnis Reseller untuk produk-produk yang ditawarkan di internet.
Pentingnya Menabung Untuk Pensiun
|
Apa Persiapan Anda sebelum Pensiun |
|
Pentingnya menabung untuk pensiun. Pernahkah anda menghitung berapa sebenarnya kebutuhan hidup Anda setelah pensiun kelak? Dan pernahkah Anda membandingkan, sehingga Anda mengetahui apakah uang pensiun Anda cukup atau tidak untuk membiayai hidup Anda? Kita perlu menambahkan sendiri dana pensiun bila ternyata nantinya, setelah dihitung uang pensiun yang Anda terima tidak cukup untuk membiayai kehidupan pensiun Anda. Lalu bagaimana caranya menambahkan sendiri dana pensiun Anda? Ada dua cara yang bisa Anda lakukan : 1) Membuka usaha sampingan; 2). Menabung secara rutin. Membuka usaha sampingan bisa sangat menguntungkan, karena biasanya dengan membuka usaha, bisa didapat hasil yang besar dalam tempo yang lebih cepat. Menabung secara rutin. Rumus pertama, tabungan dulu baru yang lain. Banyak keluarga menetapkan berbagai pos pengeluaran terlebih dahulu, baru kemudian ”sisanya” ditabung. Cara ini membuat tabungan tidak optimal dan cenderung-apabila ada pengeluaran tambahan di luar yang rutin-tabungan akan dikorbankan. Yang dianjurkan adalah sebaliknya, tetapkan dahulu sejumlah dana untuk ditabung-tentu saja setelah mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan keuangan keluarga-baru kemudian menetapkan pos-pos pengeluaran lainnya. Kedua, tetapkan prioritas dan disiplinkan diri untuk menuruti apa yang telah direncanakan. Kunci dari keuangan keluarga yang mantap adalah perencanaan yang baik. Namun, rencana sebaik apapun tidak akan berarti jika tidak dijalankan dengan baik. Dalam perencanaan, agar tidakkeliru, tetapkan dahulu prioritas. Utamakan hal penting seperti pendidikan dan kesehatan anak, baru kemudian hal-hal yang kurang penting. Ketiga, jangan mengutak-atik tabungan jika memang belum waktunya. Mengetahui ada dana ”menganggur’ kerap kali membuat tangan gatal ingiin menariknya. Namun, jika tidak benar-benar dibutuhkan dalam keadaan darurat, sebaiknya tabungan tidak ditarik-apalagi tabungan jangka panjang untuk pendidikan anak. Upayakan untuk mengatur lagi prioritas keuangan dan hilangkan pos-pos yang kurang penting seperti rekreasi (adduuh berat juga yaa..). Keempat, manfaatkan fitur asuransi. Banyak produk tabungan berjangka atau rencana dewasa ini disertai fitur asuransi. Dengan demikian, target dana atau rencana yang diinginkan dapat tetap tercapai meskipun terjadi hal-hal yang tidak diinginkan (note: saya pribadi saat ini memilih sistim yang ini). Kelima, mulailah hari ini juga. Anda mungkin telah mengetahui ada banyak produk tabungan yang baik dan bermanfaat, namun merasa belum waktunya memiliki. Sayangnya, Anda sebenarnya tidak pernah mengetahui dengan pasti kapan dana tersebut dibutuhkan. Oleh karena itu, selagi ada kesempatan, sesgeralah untuk mulai menabung. Disaat anda berniat pensiun bekerja, mudah-mudahan tabungan anda sudah cukup untuk digunakan dengan leluasa.
|
Belajar Internet Marketing
Memulai Usaha/Bisnis Online dari Rumah
Banyak orang merasa dan percaya bahwa memulai bisnis online dari rumah itu sulit. Kenyataannya tidak demikian, tidak sesulit yang anda bayangkan. Jika Anda telah mempunyai produk yang akan dijual, anda bisa membangun sebuah website untuk toko online anda. Atau anda dapat menyewa seorang web designer untuk membuatkan website dimaksud. Atau anda bisa menjadi reseller dari suatu produk on-line. Wow…! banyak juga nih peluang-peluang usaha untuk dilakukan setelah pensiun atau dalam mempersiapkan pensiun dini
Anda putus asa sebelum memulai? Berikut ini saya akan memberikan anda Tips dan cara mudah belajar bisnis melalui internet (bisnis online) .
Starting An Online Business From Home
by: J. Elisha Burke
Many people believe that starting an online business from home is difficult. In fact it is quite easy. If you are already familiar with what product you will sell you will need to create or hire someone to produce an online website for you. This website should list the product or products you have available. If you will be selling your own products, make sure that your online business has a name that reflects you and what you offer.
After this has been completed, you should inquire in your local state to learn the guidelines necessary for you to run a business from your home. Many states require that even an online business register with them and receive a business license. You will have to get the necessary forms to request this license.
After you have obtained you license, you should also find out how running an online business from home will affect you tax situation. You would still need to report any income you make from your business, even if you are working at home.
After all this paperwork is completed for you business, it is important to set up your home office for you new job. It is suggested that you have a separate space to conduct
your business affairs. A separate phone line that customers can call is also very necessary and I strongly suggest you get a fax machine. You will lose customers if you are not able to be reached by telephone, fax and e-mail. Having a separate phone line from the rest of the house is essential!
Other than a second phone line, it is also a good idea to buy the necessary hardware and software for you home office. You will save lots of money if you have your own fax machine, scanner, and printer. Also it is probably wise to have the latest software additions for word processing and accounting. The accounting software is especially useful for you to keep track of all expenses and revenue for your online business.
When you have established the business and things are going well, it is a good idea to consider outsourcing. This would mean hiring someone to take care of the little jobs that
you would have to do such as email or letter correspondence or creating marketing brochures. By doing this, you will be able to focus on the more important areas of making money and marketing your business, which will be key to your success.
Panduan Mengatur Keuangan
PANDUAN MENGATUR KEUANGAN |
|
Untuk melakukan perencanaan keuangan pribadi ataupun keluarga, kita harus melalui 5 tahap besar, yaitu: 1. Menentukan Tujuan Keuangan. Pada kesempatan ini saya akan memberikan tips dan info Membuat Rencana Keuangan. Membuat Rencana Keuangan:Tung Desem Waringin, dalam seminarnya Finansial Revolution mengatakan bahwa secara sederhana agar bisa menjadi kaya, apa yang harus kita lakukan adalah: 1. Mengeluarkan lebih sedikit dari yang diterima (aliaspengeluaran harus lebih sedikit daripada pendapatan) Jadi disini kita melihat bahwa ada 2 langkah. Langkah pertama bisa dibantu dengan cara membuat Anggaran Pendapatan Pengeluaran Pribadi/Keluarga. Sementara untuk langkah kedua, kita akan membuat rencana keuangan untuk mencapai tujuan-tujuan keuangan yang telah kita rumuskan sebelumnya . Membuat Anggaran Pendapatan Pengeluaran Pribadi/Keluarga.Di tanggal tua seringkali kita mendengar keluhan bahwa uang sudah habis. Mesti menunggu gajian. Dan lucunya lagi, apabila kita tanyakan kenapa uangnya bisa habis? Bulan ini belanja apa saja? Salah satunya adalah Anggaran Pendapatan Pengeluaran Pribadi/Keluarga Bagaimana cara membuat Anggaran? Gampang. Secara umum anggaran terbagi 2 bagian, yaitu PENDAPATAN dan PENGELUARAN. Pada bagian pendapatan, kita membuat daftar sumber-sumber penghasilan kita, beserta jumlahnya. Misalkan saja untuk keluarga Pak Budi adalah keluarga yang suami dan istrinya bekerja, ada 2 jenis pendapatan yaitu gaji suami dan gaji istri. 1. Gaji Suami Rp. 4.000.000 Nah, dari pendapatan ini, kita memberi jatah pengeluaran untuk masing-masing pos. Ada 12 pos pengeluaran yang lazim digunakanyaitu tabungan, makanan/kebutuhan harian, pakaian, pendidikan,kesehatan, transportasi, telekomunikasi, asuransi, pembayaran kredit, dan lain-lain. Sebagai contoh: PENGELUARAN: Tabungan Rp. 700.000 Ini adalah pengeluaran yang anda RENCANAKAN. Nantinya, pengeluaran yang sebenarnya akan berbeda dari rencana Anda. Tugas Anda setelah ini adalah secara berkala mengawasi pengeluaran untuk masing-masing Pada tanggal 20, total pengeluaran Anda untuk rekreasi sudah mencapai Rp. 900.000, maka Anda harus mengurangi kegiatan rekreasi Anda atau setidaknya mencari kegiatan rekreasi yang tidak terlalu banyak menghabiskan uang. Sehingga Anda hanya menghabiskan Rp. 100.000 untuk kegiatan rekreasi hingga akhir bulan. Jadi disini pengeluaran untuk pos rekreasi akan sesuai dengan anggaran Anda. Perlu diingat bahwa dalam membuat anggaran, taruhlah TABUNGAN pada pengeluaran paling atas. Mengapa? Sebab pengeluaran manusia itu sifatnya flexible, bisa diperbesar maupun diperkecil. Namun, ada kecenderungan untuk menghabiskan seluruh uang yang ada. Oleh karena itu, sejak awal berilah jatah pada tabungan. Setelah itu baru lakukan perhitungan untuk pos pos pengeluaran lainnya. Begitu gajian, langsung pindahkan jatah tabungan Anda ke sebuah rekening yang khusus tabungan. Rekening tabungan ini tidak boleh ditarik lagi kecuali keadaan darurat. Untuk berhasil melaksanakan langkah pertama untuk menjadi kaya seperti yang disebutkan oleh Tung Desem Waringin, Anda harus bisa menyisihkan minimal 10% dari pendapatan Anda untuk ditabung. Nantinya tabungan inilah yang akan kita gunakan untuk langkah kedua, berinvestasi dengan konsep compound interest. Berinvestasi dengan Konsep Compound Interest Albert Einstein, ilmuwan paling jenis di dunia, mengatakan bahwa salah satu keajaiban dunia adalah compound interest. Wah, kenapa begitu? Katakanlah sekarang kita memiliki uang menganggur sebesar Rp. 1.000.000. Uang ini kita tabung dengan bunga sebesar 6% per tahun. Di tahun mendatang, kita mendapatkan bunga sebesar: Nah, bunga ini kita masukan kembali ke dalam tabungan sehingga turut berbunga. Pada tahun kedua, bunga kita menjadi : Perhatikan bahwa bunga yang kita dapatkan pada tahun pertama,kita investasikan ulang ke tabungan kita. Jadi bunga kita akan turut berbunga, sehingga terjadi pertambahan bunga sebesar Rp. 3.600,-. Ajaibnya, bunga yang turut berbunga ini akan menyebabkan pertumbuhan yang luar biasa pada tabungan kita. Konsep compound interest inilah yang akan kita gunakan dalam menyusun rencana keuangan untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah kita tetapkan sebelumnya. Sebagai contoh, misalkan Pak Budi hendak membuat rencana keuangan untuk mendanai kuliah anaknya. Untuk membayar uang masuk kuliah anaknya, Pak Budi membutuhkan uang sebesar Rp. 20.000.000,-. Berapakah jumlah uang yang harus disisihkan oleh Pak Budi setiap bulannya? Perhitungan compound interest sangat rumit. Di kuliah-kuliah, biasanya mahasiswa diajarkan untuk melakukan perhitungan dengan cara menggunakan tabel. Di dunia bisnis, biasanya orang membeli kalkulator finansial, yang memiliki fungsi-fungsi khusus untuk melakukan perhitungan compound interest. Bagi Anda yang memiliki komputer, Anda beruntung! Komputer Anda dapat melakukan perhitungan compound interest dengan cepat dan mudah! Caranya? Gunakan aplikasi Excel. Untuk menjawab pertanyaan pada contoh soal terakhir, silahkan download worksheet Excel yang telah kami sediakan di: http://www.keuanganpribadi.com/dl/pendidikan.xls Untuk menjawab pertanyaan Pak Budi, kita memerlukan 2 buah data lagi yaitu: Biasanya seorang anak akan memasuki kuliah pada usia 18 tahun.Jadi andaikata sekarang anak Pak Budi berusia 10 tahun, maka Pak Budi masih memiliki waktu sebanyak 8 tahun untuk berinvestasi. Sekarang kita lihat dalam worksheet. Data jumlah uang yang perlu ditabung oleh Pak Budi, apabila jangka waktu menabungnya adalah 8 tahun, berada pada kolum I. - Apabila Pak Budi menggunakan produk deposito dengan tingkat suku bunga sekitar 5% per tahun, maka Pak Budi harus menabung sebesar Rp. 169.865 per bulannya. - Apabila Pak Budi menggunakan produk reksa dana pasar uang dengan tingkat return sekitar 8% per tahun, maka Pak Budi harus menabung sebesar Rp. 149.400 per bulan. - Apabila Pak Budi menggunakan produk reksa dana saham dengan tingkat return sekitar 20% per tahun, maka Pak Budi harus menabung sebesar Rp. 85.731 per bulan. Apakah kesimpulan yang dapat Anda tarik dari data yang ditunjukan oleh worksheet diatas? Bahwa, SEMAKIN TINGGI TINGKAT SUKU BUNGA, maka jumlah uang yang perlu ditabung per bulannya menjadi SEMAKIN KECIL. Perlu diingat disini bahwa produk investasi yang tingkat suku bunganya tinggi biasanya diikuti dengan tingkat resiko yang tinggi juga. Apakah Anda siap untuk menanggung resiko investasi? Nah sekarang, bagaimana jika ceritanya Pak Budi menunda investasi untuk dana pendidikan anaknya? Katakanlah tabungan untuk pendidikan ini ditunda selama 3 tahun. Sekarang Pak Budi hanya memiliki waktu 5 tahun untuk menyiapkan dana pendidikan anaknya. Berapakah jumlah uang yang perlu ditabung per bulannya? Jawabannya bisa dilihat pada worksheet yang disediakan, pada kolum H. - Apabila Pak Budi menggunakan produk deposito dengan tingkat suku bunga sekitar 5% per tahun, maka Pak Budi harus menabung sebesar Rp. 294.091 per bulannya. - Apabila Pak Budi menggunakan produk reksa dana pasar uang dengan tingkat return sekitar 8% per tahun, maka Pak Budi harus menabung sebesar Rp. 272.195 per bulan. - Apabila Pak Budi menggunakan produk reksa dana saham dengan tingkat return sekitar 20% per tahun, maka Pak Budi harus menabung sebesar Rp. 196.544 per bulan. Sekarang kita analisa kembali jawaban yang sekarang dengan jawaban sebelumnya. Untuk tingkat suku bunga yang sama-sama 5% per tahun, apabila jangka waktu yang tersedia 8 tahun, maka jumlah yang harus ditabung adalah Rp. 169.865,- per bulan. Namun apabila jangka waktu yang tersedia hanya 5 tahun, maka jumlah yang harus ditabung meningkat menjadi Rp. 294.091,-. Jumlah yang harus Pak Budi bayar hampir 2 kali lebih mahal. Artinya? Setiap penundaan terhadap investasi, menyebabkan Anda harus membayar LEBIH MAHAL untuk mencapai tujuan Anda. Perlu diingat bahwa dalam investasi, WAKTU ADALAH TEMAN ANDA. Semakin lama jangka waktu Anda berinvestasi, maka beban yang harus Anda tanggung akan menjadi semakin ringan. Membuat Sendiri Rencana Keuangan Pribadi Anda - Menghitung nilai tabungan di masa depan. Anda dapat melakukan perhitungan untuk rencana keuangan Anda secara gampang dan hanya dalam hitungan detik! Bagaimana cara mendapatkan ebook ini? Kabar gembira untuk Anda.Silakan kunjungi kami di http://www.tinyurl.com/atur-uang.
|
Hal Yang Dapat Anda Lakukan
|
BEBERAPA HAL YANG DAPAT ANDA LAKUKAN
|
|
Sebaiknya beberapa hal atau peluang mendapatkan income perlu kita persiapkan sebelum kita memasuki masa pensiun. Karena kalau kita baru mencari atau memulainya setelah kita pensiun, dikhawatirkan kita sudah tidak memiliki penghasilan aktif lagi yang mana sangat dibutuhkan dalam mempersiapkan usaha/peluang usaha untuk dilakukan setelah kita pensiun. Itu sebabnya saya katakan bagaimana trik untuk pensiun dini, karena sebenarnya usia kita belum mencapai usia pensiun, tetapi kita sudah bisa mempensiunkan pekerjaan rutin kita dan mulai melakukan pekerjaan yang dapat dilakukan dari rumah. Ah…indahnya… tidak perlu bangun pagi terburu-buru mengejar transportasi menuju tempat bekerja…… Tidak perlu buru-buru menjejalkan pikiran kita dengan rencana-rencana apa yang harus dilakukan ditempat kerja nanti. yang perlu Anda lakukan adalah :
Hal
1.Atur Keuangan Anda.
2. Cari Peluang-peluang usaha yang bisa dikerjakan dari sekarang saat masih aktif bekerja seperti : Belajar Internet Marketing 3.Mulai berinvestasi.
|
Pensiun Dengan Tenang
| Bagaimana Pensiun dengan Tenang?
|
| Secara keuangan, sebetulnya kita bisa pensiun kapan saja dengan satu syarat. Yaitu kita telah memiliki penghasilan yang sifatnya pasif alias tidak harus dengan kerja fisik, yang mana penghasilan pasif itu lebih besar dari pada pengeluaran kita sendiri. Alhasil, dengan pensiun alias tanpa bekerja pun kita penghasilan yang cukup untuk biaya hidup.
Yang dimaksud dengan penghasilan pasif misalnya saja keuntungan dari hasil usaha dimana usahanya sudah bisa mapan berjalan dengan sendirinya. Karena kalau masih kita kelola sendiri, artinya kita masih kerja belum pensiun. Contoh lain adalah dengan memiliki investasi yang hasil keuntungan investasinya saja bisa menutupi biaya hidup setiap bulan. Atau punya dana yang sangat besar yang bisa kita habiskan untuk biaya hidup seumur hidup kita. Itulah yang dimaksud dengan pensiun dengan tenang. |
Pensiun Dini

| Apa Makna Pensiun bagi Anda? |
Masa pensiun bisa jadi merupakan masa yang menggembirakan bagi sebagian orang, namun bisa juga menjadi masa yang penuh kegelisahan bagi sebagian lainnya. Mungkin banyak dari Anda yang bertanya, apa sih yang dimaksud dengan masa pensiun? Gampang saja, kok, masa pensiun adalah masa dimana kita bisa berhenti bekerja dan tentu saja berhenti mendapatkan penghasilan dari pekerjaan yang biasa kita tekuni.
Nah, apabila seseorang telah mempunyai cukup uang untuk membiayai kebutuhan-kebutuhannya di masa pensiun, tentu ini akan sangat menggembirakan. Bayangkan, kebutuhan bisa tetap tercukupi tanpa harus bekerja lagi. Waktu dan tenaga yang biasanya dihabiskan untuk bekerja dapat digunakan untuk beristirahat atau melakukan hal-hal yang menjadikan kegemaran kita. Tetapi sebaliknya, bila pada masa pensiun, seseorang tidak atau belum mempunyai cukup uang untuk membiayai hidupnya, maka yang terjadi bukannya bersantai, melainkan gelisah mencari cara supaya bisa tetap hidup. Betul, kan?
Banyak orang, terutama yang bekerja sebagai pegawai, merasa optimis bahwa dirinya akan bisa menikmati masa pensiun secara menyenangkan.
“Perusahaan saya, kan punya dana pensiun untuk saya nanti, buat apa saya mesti pusing-pusing mikirin persiapan uang pensiun…,” begitu komentar sebagian dari mereka.
Benar, setiap orang tentu ingin mengalami masa pensiun yang menyenangkan dan bukannya menggelisahkan. Oleh karena itu, banyak perusahaan yang menyediakan dana pensiun untuk karyawan yang telah bekerja keras selama ini, sehingga mereka bisa pensiun dengan tenang. Lebih lanjut……..